Daging Babi Kukus dengan Tepung Beras

Daging Babi Kukus dengan Tepung Beras

Daging Babi Kukus dengan Tepung Beras adalah hidangan daging rumahan dengan tingkat kesulitan 4/5 (Mahir). Daging babi kukus dengan tepung beras merupakan hidangan kukus klasik Tiongkok d. Bahan dan langkah ada di bawah, beserta catatan untuk memasak di rumah.

Tingkat kesulitan

4 / 5

★★★★☆

Mahir

Bahan

  • Daging babi bagian perut 500 g (berlapis lemak dan daging)
  • Tepung beras untuk mengukus daging 100 g (disarankan menggunakan merek Lee Kum Kee atau membuat sendiri)
  • Kecap asin 15 ml
  • Kecap asin pekat 10 ml
  • Arak masak 15 ml
  • Pasta kacang cabai Pixian 10 g (opsional)
  • Jahe cincang halus 10 g
  • Bawang putih cincang halus 10 g
  • Gula pasir 5 g
  • Kentang 300 g (atau labu kuning 300 g, sebagai bahan alas)
  • Air 2000 ml (untuk kukusan)

Langkah

  1. Cuci daging babi, lalu potong menjadi irisan dengan panjang sekitar 5 cm, lebar sekitar 3 cm, dan tebal sekitar 0,5 cm.
  2. Cincang jahe dan bawang putih hingga ukuran butirnya tidak lebih dari 1 mm.
  3. Siapkan mangkuk besar, lalu masukkan daging babi yang telah dipotong, 15 ml kecap asin, 10 ml kecap asin pekat, 15 ml arak masak, 10 g pasta kacang cabai Pixian, 10 g jahe cincang, 10 g bawang putih cincang, dan 5 g gula pasir.
  4. Aduk rata menggunakan sumpit, lalu tutup dengan plastik pembungkus makanan. Diamkan dan marinasi pada suhu ruang (20°C–25°C) selama 30 menit.
  5. Setelah selesai dimarinasi, tambahkan 100 g tepung beras untuk mengukus daging. Aduk balik selama 2 menit hingga setiap irisan daging terlapisi tepung secara merata.
  6. Kupas kentang, lalu potong dengan ketebalan 0,8 cm. Luas setiap irisan sekitar 5 cm × 5 cm, dengan berat total sekitar 300 g.
  7. Lapisi dasar mangkuk dalam berdiameter 20 cm dengan irisan kentang hingga penuh, usahakan tidak saling tumpang tindih.
  8. Susun daging babi yang telah dilumuri tepung secara merata di atas irisan kentang, lalu padatkan.
  9. Masukkan 2000 ml air ke dalam kukusan, lalu panaskan hingga permukaan air terus mengeluarkan gelembung (100°C).
  10. Masukkan mangkuk berisi bahan ke dalam kukusan, lalu tutup rapat.
  11. Kukus dengan api sedang selama 60 menit (pertahankan panas pada tingkat yang memungkinkan air terus mendidih, sekitar 600 W daya panas).
  12. Setelah waktunya selesai, tusukkan sumpit ke bagian tengah daging. Jika dapat menembus dengan mudah tanpa hambatan berarti, berarti daging telah matang.
  13. Jika belum mencapai kondisi tersebut, lanjutkan pemanasan selama 10–15 menit hingga daging empuk dan lemaknya meleleh keluar.
  14. Angkat, pindahkan ke piring saji, lalu hidangkan.

Catatan

Daging babi kukus dengan tepung beras merupakan hidangan kukus klasik Tiongkok dengan aroma yang kuat dan tekstur lembut serta pulen, dan termasuk masakan rumahan yang populer. Daging babi menyediakan protein dan lemak, sedangkan perpaduannya dengan sayuran umbi seperti kentang menghasilkan nutrisi yang seimbang. Hidangan ini cocok dibuat oleh orang yang memiliki pengalaman memasak dan membutuhkan waktu sekitar 90 menit dari persiapan hingga selesai.

Perkiraan tingkat kesulitan memasak: ★★★★
Perkiraan kalori: 1606 kkal

Perhitungan:
Sebelum membuat, tentukan jumlah porsi yang ingin disiapkan. Satu resep ini cukup untuk 3 orang.

Per porsi:

- Daging babi bagian perut 250 g
- Tepung beras untuk mengukus daging 50 g
- Kecap asin 7,5 ml
- Kecap asin pekat 5 ml
- Arak masak 7,5 ml
- Pasta kacang cabai Pixian 5 g (opsional)
- Jahe cincang halus 5 g
- Bawang putih cincang halus 5 g
- Gula pasir 2,5 g
- Kentang atau labu kuning 150 g
- Air untuk kukusan 1000 ml

- Jika ingin membuat tepung beras sendiri, masukkan 150 g beras ke dalam wajan dan sangrai dengan api kecil hingga sedang sampai berwarna agak kuning (sekitar 8 menit). Tambahkan 1 g cabai kering, 1 g merica Sichuan, dan 0,5 g bunga lawang. Setelah harum, haluskan dengan blender atau pengolah makanan, lalu ayak dan sisihkan.
- Jika selama proses mengukus jumlah air turun hingga berada 1 cm di bawah dasar kukusan, segera tambahkan 500 ml air panas (di atas 90°C) untuk menjaga jumlah uap tetap memadai.