
Kake udon (udon kuah dashi panas)
Masakan: Jepang
Daerah: 日本各地
Porsi: 2人分
Kake udon (udon kuah dashi panas) adalah makanan pokok rumahan. Kuah bening ala Kansai memakai kecap asin ringan. Bahan dan langkah ada di bawah, beserta catatan untuk memasak di rumah.
Bahan
- 2 porsi udon rebus (atau udon beku)
- 700 ml air
- 5 g kombu (1 lembar sekitar 10 cm persegi)
- 15 g katsuobushi
- 2 sdm kecap asin ringan
- 2 sdm mirin
- 1/3 sdt garam
- 2 batang daun bawang
- 4 iris kamaboko
- 2 sdm tenkasu (remah tempura)
- Shichimi togarashi sesuai selera
Langkah
- [Membuat dashi] Masukkan air dan kombu ke panci dan diamkan sekitar 30 menit (jika tidak sempat, langsung saja). Panaskan dengan api sedang-kecil, lalu angkat kombu saat gelembung kecil mulai muncul dari dasar panci.
- Setelah mendidih, masukkan katsuobushi sekaligus, kecilkan api, dan rebus perlahan 1–2 menit. Matikan api, dan setelah katsuobushi tenggelam, saring dengan saringan beralas tisu dapur. Jangan diperas karena akan pahit; biarkan menetes sendiri.
- [Kuah] Kembalikan dashi yang sudah disaring ke panci, panaskan, lalu tambahkan kecap asin ringan, mirin, dan garam. Didihkan sekali dan cicipi; jika asinnya terasa segar, kuah sudah jadi.
- Iris daun bawang tipis serong atau bulat, dan potong kamaboko setebal 5 mm.
- Didihkan banyak air di panci lain, masukkan udon dan hangatkan sesuai petunjuk kemasan (udon beku dimasukkan langsung dalam keadaan beku). Setelah mi terurai, tiriskan dengan baik.
- Masukkan udon ke mangkuk yang sudah dihangatkan, lalu tuang banyak kuah panas. Beri kamaboko, tenkasu, dan daun bawang, lalu taburi shichimi bila suka.
Nilai resep ini
Catatan
Kuah bening ala Kansai memakai kecap asin ringan. Untuk ala Kanto, pakai 2 sdm kecap asin pekat dan 1 sdt gula, hasilnya kuah berwarna gelap dan agak manis.
Jika tidak sempat membuat dashi, gunakan 1 1/2 sdt dashi butiran dalam 700 ml air. Dalam hal ini kurangi garam dan sesuaikan sambil dicicipi.
Tambahkan telur mentah untuk "tsukimi udon", tahu goreng berbumbu manis-gurih untuk "kitsune udon", atau wakame untuk "wakame udon".
Udon beku juga bisa dipanaskan di microwave sebelum dimasukkan ke kuah, dan hasilnya tetap kenyal.
Asal-usul
Udon adalah mi tebal yang dibuat dengan menguleni tepung terigu bersama air garam lalu dipotong tebal, salah satu hidangan mi paling akrab yang bisa ditemukan di seluruh Jepang.
Teknik pembuatannya diyakini berakar dari teknik pengolahan gandum yang datang dari Tiongkok, dan bentuk mi panjang ramping seperti sekarang konon menyebar sekitar zaman Muromachi. Pada zaman Edo, Kamigata (Kansai) menyukai udon sementara Edo menyukai soba, dan hal itu berkaitan dengan perbedaan kuah saat ini: gaya Kansai yang bening dengan dashi kombu dan kecap asin ringan, serta gaya Kanto yang pekat dengan katsuobushi dan kecap asin pekat.
Di berbagai daerah ada mi terkenal dengan ketebalan dan kekenyalan berbeda, seperti Sanuki udon dari Kagawa, Inaniwa udon dari Akita, dan Mizusawa udon dari Gunma. Kake udon adalah cara paling dasar untuk menikmati rasa mi tersebut apa adanya bersama dashi.